Indonesia memiliki beragam minuman tradisional (Traditional
Beverage) yang menyehatkan tubuh.Salah satu kebiasaan masyarakat di Sumatera
Barat adalah minum kopi.Jangan heran bila kedai kopi banyak ditemui di Sumatera
Barat.Ada satu kabupaten yang memiliki sejarah yang lekat dengan minuman kopi
yaitu Kabupaten Tanah Datar.Kabupaten
yang luasnya 1.336 km2 ini menjadi kabupaten terkecil kedua di Sumatera Barat. Disana
ada catatan sejarah yang unik dimana pada masa penjajahan belanda,masyarakat
disana dilarang minum kopi yang berasal dari biji buah kopi.Hasil dari
perkebunan kopi harus disetorkan atau dijual dengan harga murah ke pemerintah
belanda.Alhasil penduduk disekitar Tanah
Datar tidak bisa menikmati kopi dari kebunnya sendiri.Keadaan itulah yang
akhirnya membuat masyarakat disana memanfaatkan daun kopi sebagai minuman
sehari-hari.Daun kopi yang masih muda dikeringkan di tungku api berbahan batok
kelapa.Uap panas dari pembakaran batok kelapa itu dijadikan pengering dengan
cara meletakkan diatasnya dan membalik-balikan daun kopi agar tidak
gosong.Setelah daunnya kering lalu dijadikan bahan seduhan minuman di campur
dengan kayu manis.Minuman dari daun kopi kering tersebut oleh masyarakat di
Tanah Datar diberi nama Kawa Daun.Kombinasi
daun kopi kering dan kayu manis (Cinnamon) memiliki manfaat tersendiri yaitu berupa :
- Kadar kafein (Caffeine) lebih rendah sehingga aman bagi
lambung.
- Memiliki beragam kandungan antioksidan yang berguna bagi
kesehatan tubuh.
- Mengandung Methyl Hydroxy Chalcone Polymer (MHCP) yaitu
sebuah komponen aktif yang mengatur aktifitas Insulin dan membuat sintesa Glycogen.Senyawa
ini bermanfaat bagi penderita Diabetes Mellitus.
Kadar kafein pada daun kopi yang diseduh menjadi minuman
berupa teh hanya 12 mg/cangkir.Jauh lebih rendah daripada kopi yang berasal
dari biji kopi (Coffee beans).Dan juga lebih rendah daripada kafein yang
terdapat pada minuman penyegar yang beredar dipasaran yaitu 30 mg/botol atau 30
mg/sachet.Dengan kadar 12 mg per cangkir seduhan daun kopi tersebut maka tidak
akan berpengaruh secara signifikan pada tubuh khususnya pada lambung.Namun tetap
memberikan efek stimulasi pada CNS (Central Nervous System) yang memberikan
efek menyegarkan.
Disamping itu juga daun kopi ternyata mengandung Mangiferin
yaitu fitokimia yang sama terdapat pada buah mangga dan manggis.Senyawa aktif ini
dapat melawan peradangan (inflamasi),menurunkan kadar cholesterol dan
menstabilkan kadar gula darah.Catatan terpenting bagi penderita diabetes
mellitus adalah efek “menstabilkan” kadar gula darah.Selama ini penderita
diabetes mellitus selalu terfokus pada cara menurunkan kadar gula darah dan bukan
menstabilkan.Penurunan kadar gula darah yang dilakukan secara kontinyu melalui
pengobatan yang tidak tepat akan menyebabkan hypoglycemic.Keadaan ini
mengakibatkan penderita menjadi lemas dan tidak bertenaga.
Beberapa studi telah membuktikan bahwa kandungan antioksidan
pada daun kopi yaitu polyphenols ternyata jauh lebih kuat dibandingkan yang
terdapat pada teh.Daun kopi juga kaya kandungan calcium dan vitamin.Sebagai
minuman tradisional yang memiliki sejarah,ternyata Kawa Daun menjadi minuman yang sangat baik untuk kesehatan sebagai
penunjang gaya hidup sehat.Mulailah merubah gaya hidup sejak dini agar lebih
sehat.Minumlah Kawa Daun tanpa gula seperti anda menikmati minuman teh tanpa
gula


No comments:
Post a Comment
Komentar tidak relevan akan dihapus