Rekta Cantik: Kawa Daun

Wednesday, March 29, 2017

Kawa Daun

Indonesia memiliki beragam minuman tradisional (Traditional Beverage) yang menyehatkan tubuh.Salah satu kebiasaan masyarakat di Sumatera Barat adalah minum kopi.Jangan heran bila kedai kopi banyak ditemui di Sumatera Barat.Ada satu kabupaten yang memiliki sejarah yang lekat dengan minuman kopi yaitu Kabupaten Tanah Datar.Kabupaten yang luasnya 1.336 km2 ini menjadi kabupaten terkecil kedua di Sumatera Barat. Disana ada catatan sejarah yang unik dimana pada masa penjajahan belanda,masyarakat disana dilarang minum kopi yang berasal dari biji buah kopi.Hasil dari perkebunan kopi harus disetorkan atau dijual dengan harga murah ke pemerintah belanda.Alhasil penduduk disekitar Tanah Datar tidak bisa menikmati kopi dari kebunnya sendiri.Keadaan itulah yang akhirnya membuat masyarakat disana memanfaatkan daun kopi sebagai minuman sehari-hari.Daun kopi yang masih muda dikeringkan di tungku api berbahan batok kelapa.Uap panas dari pembakaran batok kelapa itu dijadikan pengering dengan cara meletakkan diatasnya dan membalik-balikan daun kopi agar tidak gosong.Setelah daunnya kering lalu dijadikan bahan seduhan minuman di campur dengan kayu manis.Minuman dari daun kopi kering tersebut oleh masyarakat di Tanah Datar diberi nama Kawa Daun.Kombinasi daun kopi kering dan kayu manis (Cinnamon) memiliki  manfaat tersendiri yaitu berupa :

- Kadar kafein (Caffeine) lebih rendah sehingga aman bagi lambung.
- Memiliki beragam kandungan antioksidan yang berguna bagi kesehatan tubuh.
- Mengandung Methyl Hydroxy Chalcone Polymer (MHCP) yaitu sebuah komponen aktif yang mengatur aktifitas Insulin dan membuat sintesa Glycogen.Senyawa ini bermanfaat bagi penderita Diabetes Mellitus.

Kadar kafein pada daun kopi yang diseduh menjadi minuman berupa teh hanya 12 mg/cangkir.Jauh lebih rendah daripada kopi yang berasal dari biji kopi (Coffee beans).Dan juga lebih rendah daripada kafein yang terdapat pada minuman penyegar yang beredar dipasaran yaitu 30 mg/botol atau 30 mg/sachet.Dengan kadar 12 mg per cangkir seduhan daun kopi tersebut maka tidak akan berpengaruh secara signifikan pada tubuh khususnya pada lambung.Namun tetap memberikan efek stimulasi pada CNS (Central Nervous System) yang memberikan efek menyegarkan.
Disamping itu juga daun kopi ternyata mengandung Mangiferin yaitu fitokimia yang sama terdapat pada buah mangga dan manggis.Senyawa aktif ini dapat melawan peradangan (inflamasi),menurunkan kadar cholesterol dan menstabilkan kadar gula darah.Catatan terpenting bagi penderita diabetes mellitus adalah efek “menstabilkan” kadar gula darah.Selama ini penderita diabetes mellitus selalu terfokus pada cara menurunkan kadar gula darah dan bukan menstabilkan.Penurunan kadar gula darah yang dilakukan secara kontinyu melalui pengobatan yang tidak tepat akan menyebabkan hypoglycemic.Keadaan ini mengakibatkan penderita menjadi lemas dan tidak bertenaga.


Beberapa studi telah membuktikan bahwa kandungan antioksidan pada daun kopi yaitu polyphenols ternyata jauh lebih kuat dibandingkan yang terdapat pada teh.Daun kopi juga kaya kandungan calcium dan vitamin.Sebagai minuman tradisional yang memiliki sejarah,ternyata Kawa Daun menjadi minuman yang sangat baik untuk kesehatan sebagai penunjang gaya hidup sehat.Mulailah merubah gaya hidup sejak dini agar lebih sehat.Minumlah Kawa Daun tanpa gula seperti anda menikmati minuman teh tanpa gula
<a href="//adsensecamp.com/?ref_id=188543" title="Adsense Indonesia"><img src="//banner.adsensecamp.com/images/banner/white-cloud.gif" alt="Adsense Indonesia" border="0"></a>

#tag #kawadaun #traditionalbeverage #tanahdatar #sumaterabarat #tehdaunkopi #diabetesmellitus

No comments:

Post a Comment

Komentar tidak relevan akan dihapus